Inilah kisah saya. Saya bukan siapa-siapa, hanya seorang wanita yang datang jauh dari seberang lautan. Saya lulus IPB tahun 1996. Bersuamikan seorang pejuang tangguh-kata sheila on 7- dari Jawa, berputri dua. Pernah menjadi karyawan biasa di sebuah majalah bisnis dengan gaji tak lebih dari 3 juta sebulan, dan memutuskan berhenti karena kehamilan anak pertama. Memutuskan mengambil jalur tak biasa untuk menggapai sukses. Sebagai agen asuransi. Kini, saya, telah mengomandani 3 Unit Manager dan 35 agen asuransi - bersama dalam sebuah "rising team" MANULIFE Bogor, bernama BOGOR RISING STAR.
Ya, karena ini adalah kerja TEAM...(contact : driffaroza.ocha@cbn.net.id)

KLIEN UTAMA :
1. PT Goodyear (Dana Pensiun)
2. CIFOR - Bogor
3. SBRC - IPB, Bogor
4. PT Transamudra Indonesia - Jakarta
5. Ratusan "private client" di seluruh Indonesia

PRESTASI TERKINI :
1. Achiever : delegasi Indonesia MANULIFE Olympiade Conference Beijing, Agustus 2008
2. Achiever : MANULIFE's Best UM
3.Achiever : MANULIFE congress Bali Maret 2008
4. Achiever : Annual Dinner Award Bali Maret 2008

Senin, 19 Januari 2009

Wish I'm Wrong

Tulisan ini dikutip dari Budi Budar's Note seorang analis dan praktisi sekuritas

For My Own Record : I Wish I'm Wrong
Share
Yesterday at 4:53pm
2007

Masalah suprime loan di AS mulai mencuat di kwartal II, institusi keuangan AS mulai retak di bulan Juli, The Fed me-respon dengan penurunan suku bunga 100bp menjadi 4.25%, pasar dunia menganggap masalah subprime loan hanya krisis biasa, Index S&P kembali mencapi puncak baru di bulan Oktober, sementara emerging market masih belum merasakan efek apapun karena pertumbuhan masih kuat dan harga komoditas masih dalam trend naik.

2008

Semester I.

Alih-alih membaik, kanker suprime loan semakin memburuk. Korban mulai berjatuhan. Di bulan Maret, menghindari opsi bankrupt Bear Stearns terpaksa diambil alih oleh JP Morgan dengan jaminan dari The Fed. The Fed semakin agresif memangkas bunga 200 bp di Q1 dan 25bp di Q2, dan semakin kreatif dalam membantu likuiditas pasar dengan fasilitas swap dll. Institusi keuangan di Eropa mulai merasakan gejolak suprime di AS, dengan munculnya ‘gejala’ serupa yang ditandai oleh nasionalisasi Northen Rock,UK. Meski telah mulai merasakan efek dari kondisi keuangan di AS dan Eropa, pasar masih berharap bahwa emerging market bisa membantu recovery ekonomi global karena ekonomi yang ‘relatif masih kuat’ dan harga komoditi yang masih tinggi.

Semester II

Kanker semakin parah, Lehman Brothers, satu dari 5 top broker AS berusia 150 tahun bankrupt, Freddie, Fannie, AIG di nasionalisasi sementara Merril dipaksa kawin. Masalah Subprime berubah menjadi masalah LIQUIDITY dan CREDIT FREEZE. Masalah yang tadi hanya pada institusi keuangan merebak ke industri otomotif dan lainnya, masalah yang tadi hanya di terjadi pada institusi keuangan negara maju AS & Eropa merebak ke negara berkembang. Masalah yang tadinya hanya menyebabkan perusahaan kolaps mulai menjadi penyebab negara-negara kecil dan berkembang bertumbangan. Harga Minyak turun dari 147 menjadi 40 hanya dalam 5 bulan diikuti harga komoditi lainnya. Lebar, Dalam dan Cepatnya masalah ini berkembang (ber-evolusi) sangat mencengangkan dan diluar imajinasi. Probabilitas hal ini kejadian hanya kurang dari 0.3% dalam 100 tahun. Banyak yang tidak siap dengan kejadian ini dan efek kerusakan yang ditinggalkan. Solusinya Fed memangkas lagi bunga menjadi 0-0.25% diikuti langkah agresif BOE, UK dan Bank Sentral lainnya memangkas bunga serta menasionalisasi lebih banyak institusi keuangan. Pemerintahan di seluruh dunia tidak mau ketinggalan, berlomba mengeluarkan paket stimulus, memotong pajak dan mengelembungkan anggaran.


2007: Gejala Awal… 2008 : Krisis Merebak … 2009 : masalah selesai??


2009

Dengan suku bunga negara maju yang mencapai/mendekati 0% dan kucuran likuiditas tak terbatas dari bank sentral, apakah krisis telah terlewati?, apakah institusi keuangan menjadi semakin sehat? Ternyata tidak. Bernanke diawal tahun menyebutkan bahwa bank masih perlu tambahan modal, dan ternyata Bank of America yang tadinya tergolong sehat mulai sakit dan butuh injeksi begitu juga Citi Bank, dan juga bank-bank lainnya di Eropa dan Jepang. Kondisi ekonomi dunia memburuk sehingga kondisi bank semakin parah semakin haus akan suntikan modal.


Bank Sentral sukses membuat LIQUIDITY dunia mencair terliat dari LIBOR rate yang turun dari 4.8% menjadi 1.0%. Akan tetapi dalam kondisi ekonomi yang memburuk dengan kondisi portfolio kredit (konsumsi, korporasi, KPR dan lainnya) yang nilainya terus turun, bank sentral tidak bisa memaksakan bank meningkatkan SUPPLY CREDIT. Dilain sisi pemerintah dan bank sentral juga tidak bisa memaksakan swasta dalam kondisi ekonomi yang memburuk untuk melakukan ekspansi dan meningkatkan DEMAND for CREDIT. Kondisi ini yang akan menyebabkan ekonomi akan terus memburuk di 1H09, sehingga vicious cycle of deflation menjadi hal yang tidak terelakan.


I Wish I’m Wrong

Awal 2007, saya mulai mengutarakan kekawatiran akan krisis subprime dan menjadi bearish terhadap pasar di akhir 2007. Perkiraan bahwa krisis ekonomi AS akan mendorong USD melemah dan memicu kenaikan harga komoditi menjadi kenyataan di 1H08 akan tetapi memukul balik di 2H08. Kurangnya pengetahuan dan pengalaman menyebabkan saya under-estimate tingkat kerusakan dan lebarnya masalah yang disebabkan proses de-leveraging dan efek deflation yang sedang terjadi selama 2H08.

Saya berharap saya benar-benar salah. Akan tetapi setelah mengamati dari awal tahun bahwa bank-bank besar dunia yang tadi bagus menjadi buruk, yang buruk menjadi semakin parah, butuh injeksi capital dan terus melakukan de-leveraging dengan menjual asset2 yang mereka miliki, dan juga dengan mengamati ekonomi yang semakin memburuk… khususnya emerging market (juga di China dan India) yang tadinya diharapkan bisa menolong ekonomi dunia keluar dari krisis…. Maka saat ini saya menjadi benar-benar khawatir.

Khawatir kondisi akan semakin memburuk di 1H09.. . Khawatir ketika pasar menyadari bahwa semua usaha pemotongan bunga dan kebijakan fiscal tidak mampu mengatasi masalah dan mendorong semua menjadi lebih baik, maka harapan yang muncul sejak November akan berbuah kekecewaan, yang selanjutnya memicu kemarahan dan rasa frustasi… Pasar sama sekali tidak menyangka dan mengantisipasi LIBOR akan melejit di bulan Okober dan memicu Credit Freeze di seluruh dunia…. Oleh karenanya saya juga merasa bahwa pasar sama sekali tidak mengantisipasi lamanya WAKTU dan BIAYA dari kerusakan yang disebabkan Credit Freeze tadi.

Jika saya salah… maka tidak ada masalah, semua akan happy ending. Akan tetapi jika yang saya khawatirkan menjadi kenyataan, maka kita akan lihat kondisi ekonomi yang semakin memburuk, resesi atau depresi (besar atau kecil) dalam skala global yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seberapa efeknya terhadap ekonomi Indonesia saya tidak tahu dan tidak akan berlagak tahu. Kapan hal itu akan terjadi persisnya, saya juga tidak tahu. Berapa lama periode tersebut terjadi? Saya juga tidak punya jawabannya. Akan tetapi pasti jika terjadi akan sangat tidak menyenangkan. Dalam kondisi tersebut, saham akan turun lebih dalam lagi, obligasi akan turun, komoditi turun, property turun, emas turun. Yang tidak turun hanyalah cash atau setaranya. Jangan terlalu sedih, justru jika saat itu datang, kesempatan emas terhampar luas bagi yang masih memiliki peluru untuk diinvestasikan.

Jika saya memperkirakan kebijakan moneter akan gagal dan kebijakan fiscal akan gagal… maka satu-satunya solusi yang bisa menyembuhkan semua ini hanyalah Waktu… obat mujarab dari krisis-krisis terdahulu. Oleh karena itu pastikan kita punya banyak waktu karena hal itu akan menjadi sangat berharga.


Salam,

Budi Budar

Sabtu, 06 Desember 2008

Outing Manager Manulife Divisi Bogor di Lembang Bandung


Ya..pada tgl 21-23 nov kemaren,kami para manager,BM,SD divisi Bogor yang totalnya berjumlah 26 orang,mengadakan outbond sekaligus meeting untuk mempersiapkan planning & goals kami di tahun 2009. Selama 3 hari kami menginap di Sangria hotel,Lembang Bandung. Ini merupakan acara rutin tahunan kami. Acara ini sangat seru dan heboh..terutama pada saat outbond..

Kami sadar sepenuhnya,bahwa tahun 2009 bukanlah tahun yang mudah untuk dilewati..sudah banyak praktisi mengatakan bahwa di tahun ini krisis ekonomi akan semakin parah. Tapi,insyaallah dengan berbekal tekad yang kuat untuk maju dan sukses,serta selalu bergandengan tangan saling bahu membahu...maka kami yakin tahun 2009 ini bisa kami lewati secermerlang kami menjalani tahun 2008 ini...

Alhamdulillah kami di tahun 2008 ini bisa growth, baik dari sisi man power maupun dari segi produksi. Divisi bogor yang diawal tahun berjumlah kurang lebih 170 agen bertumbuh menjadi 270 agen sampai des 08 ini. Ada dua cabang baru yang tumbuh di tahun 2008,salah satunya cabang Bogor Rising Star bulan Agustus 08 yang saya pimpin sendiri.

Ibu Peggy L Djatnika sebagai pimpinan tertinggi di divisi bogor,dalam meeting tersebut tak bosan-bosannya mengingatkan kami para manager up untuk melakukan rekrut dan seleksi agen secara berkualitas dan konsisten.

Karena menurut kami seorang agent/perencana keuangan/calon manager di manulife adalah seorang yang harus 'high qualified',diantaranya pria/wanita berusia 30-45 tahun,pernah punya pengalaman bekerja/berwirausaha,berjiwa enterpreneur,pendidikan min D3,lebih disukai mempunyai kendaraan pribadi,domisili di bogor/depok/cibubur.Nah jika Anda termasuk kedalam kriteria tersebut dan tertarik untuk sukses bersama kami di tim Bogor Rising Star,anda bisa menghubungi saya Driffaroza(Ocha) di 0811 97 1624 atau kirimkan CV anda ke email saya driffaroza.ocha@cbn.net.id.

Sabtu, 20 September 2008

Acara Buka Puasa Manulife Divisi Bogor


Ya, ini acara rutin setiap tahun di bulan Ramadhan yang digelar Manulife Divisi Bogor. Kali ini acara dibuka dengan lantunan ayat suci alqur'an yang dibawakan dengan syahdu oleh Pak Slamet staf admin bogor,serta saritilawah oleh Yanti sekprinya Ibu Sri. Peserta dari pengajian manulife yang hadir hampir 100 agen dan manager. Setelah ceramah dan sholat magrib berjamaah,seperti biasa kami juga mengundang rekan-rekan manulifer lainnya yang bukan muslim untuk ikut mencicipi hidangan yang disediakan. Kurang lebih total yang hadir 200 orang.


Ceramahnya diisi oleh bapak Ir.H. Nuruzzaman dengan tema : Ikhlas, sukses tanpa batas. Topik kali ini sangat berkaitan erat dengan aktivitas kami para agen asuransi. Dalam ceramahnya pak nuruz menyampaikan bahwa dalam Islam kita dituntut untuk punya mimpi besar serta punya planning yang jelas. Jadi gak ada tuh,kata-kata gimana nanti aja deh..atau pasrah aja deh..yang kadang-kadang kita dengar dari sebagian agen yang lagi putus asa.


Pak Nuruz juga menyampaikan bahwa sebagai umat Islam kita juga dituntut untuk selalu menjadi yang no 1 alias yang terbaik seperti dicontohkan oleh para sahabat rasulullah dimasa lalu. Jadi gak salah kalo rising star punya motto Do the best dan always positif thinking...

Kisah Seru di Desa Gumati jilid 2





He..he..seperti sinetron aja ya..tapi itulah yang terjadi,kami agen-agen dari cabang Bogor rising Star dan agen dari cabang Bogor (induk kami sebelum disapih) mengadakan acara seru didesa gumati akhir agustus lalu.

Banyak permainan seru yang digelar...karena intinya kami memang ingin bersenang-senang melupakan sejenak rutinitas prospek bagi agen dan rekrut,ngajar training serta meeting bagi para manager.

Acara ini tergolong sukses,buktinya semua peserta yang kurang lebih 100 agen & manager ikut semua permainan yang sudah disiapkan panitia. Lombanya mulai dari makan kerupuk,sepak bola terong,joget bola,estafet tepung dll.

Yang membuat kami tambah bahagia,adalah berkunjungnya presdir kami Mr David Beynon dan VP Center Territory Bp Djati Sutanto. Pada acara ini Mr David Beynon di daulat Ibu Peggy untuk mengambil undian kontes dari bu Peggy berhadiah TV 21 inchi. Dan pemenangnya adalah......Erlina T dari Bogor Rising Star. Alhamdulillah....

Minggu, 31 Agustus 2008

Semua berawal dari niat...


Bila niat sudah kuat, jarak bukan lagi sebuah halangan...ini berlaku bagi salah satu agen di tim saya,Uni len biasa kami memanggilnnya. Karena tuntutan keluarga mesti menemani suaminya yang dinas di India selama 6 bulan ke depan,uni len akhirnya pindah untuk sementara ke negara taj mahal itu.
Tapi,jangan salah..biar jarak kami jutaan kilometer,tapi hubungan kami justru semakin akrab. Setiap hari saya dan uni len selalu berhubungan via email untuk berbagi info tentang perkembangan cabang rising star,keadaan teman-teman manulife dan berbagi cerita tentang keluarga masing-masing.Dan uni len masih tetap bisa berproduksi seperti biasanya...dalam minggu ini uni len sudah closing..Jadi jika niat kita sudah kuat,maka apapun problemnya pasti bisa kita atasi bersama..sukses untuk uni len..

Sabtu, 30 Agustus 2008

Extend dulu aah di Singapore...

Setelah 4 hari 3 malam para Beijing Elite Conference 08 menyaksikan banyak hal yang luar biasa di olympiade Beijing,tibalah waktunya untuk pulang...Tapi sebagian besar dari para elite conference tidak langsung bertolak ke jakarta...Ada yang extend Ke Jepang, dan sebagian besar memilih extend di Singapore. Termasuk kami berempat yang dari Bogor (Saya,bu Peggy,Mba Henny,Bu Rini).

Saya masih ingat,ketika Jumat pagi di pesawat Singapore Airlines yang membawa rombongan dari Beijing menuju Singapore Ibu Peggy(Sales Director Div Bogor) bersemangat dengan wajah berbinar-binar menceritakan schedule kami di s'pore nantinya...Maklum s'pore adalah salah satu surga dunianya bu peggy selain kantor manulife Bogor he..he..

Kami mendarat di Bandara Changi sekitar jam 14.00 dalam cuaca hujan. Setelah landing dengan mulus barulah kami sadar ternyata banyak pesawat yang tidak bisa turun karena cuaca yang buruk..Alhamdulillah perjalanan kami dimudahkan Allah..

Kami menginap di Park Hotel yang persis di Orchad Road,tempat surganya belanja. Tak membuang waktu lama-lama,setelah cek in kami pun menuju Takasimaya sebuah Mall besar persis didepan hotel kami. Yang di cari adalah nasiiii,maklum selama di Beijing kami tidak mendapatkan nasi yang sesuai dengan lidah kami..Saya langsung pesan nasi padang,maklum ingat kampung halaman.

Setelah itu tanpa terasa kami mulai menjelajahi mal satu dengan mal lainnya...sebut saja Paragon,OG,Robinson,Bugis Junction,Bugis Street tempat beranekaragam souvenir dari S'pore. Tak lupa juga kami naik MRT transportasi yang sangat terkenal di S'pore.

Banyak oleh-oleh di bawa buat keluarga tercinta,agen-agen yang telah mensupport selama ini dan tentu saja buat diri sendiri doong...Dan tak terasa hari sudah berganti Minggu sore,saatnya untuk pulang ke Bogor...Bogor kami datang...Rutinitas meeting,ngajar training,rekrut dan prospek,supervisi & monitoring agen-agen sudah menanti...Jalan-jalan sudah selesai..sekarang waktunya cari duit lagi dan kejar prestasi untuk pencapaian konference Roma tahun 2009..Amiin

Jumat, 29 Agustus 2008

Beijing Elite Conference 2008



Agustus ini sangat spesial bagi kami,terutama bagi 100 delegasi terbaik manulife dari 4000 agen manulife seluruh Indonesia. Karena pada tgl 18-22 agustus yang lalu kami diajak untuk bergembira dan merayakan pencapaian prestasi yang spektakuler tahun yang lalu melalui pengalaman perjalanan yang sangat mengesankan.

Manulife sebagai salah satu TOP sponsor untuk Olympiade Beijing 2008,memberikan suguhan pertandingan yang sangat luar biasa kepada kami para elite konference. Seumur-umur baru kali ini saya menonton pertandingan sepakbola secara langsung dan pertandingan yang saya tonton tidak main-main,yaitu partai semifinal antara Brazil-Argentina. Tidak ada rasa takut dilapangan yang sangat besar itu,padahal saya bersebelahan dengan supertor tim Brazil...yang ada adalah rasa takjub dan gembira,bisa meyaksikan secara langsung pertandingan yang disorot seluruh dunia itu...

Hari berikutnya kami juga menonton pertandingan yang tidak kalah dahsyat,yaitu Semifinal Basket Ball antara Amerika dan Australia, Volley Ball dan Diving. Kami juga bisa melihat lebih dekat Bird's Nest Stadium , gedung yang sangat unik berdesain mirip sangkar burung kolaborasi desain arsitektur cina dan perancis. Lalu National Aquatic Center (NAC) atau disebut juga Water Cube digunakan untuk pertandingan cabang renang,loncat indah dan renang indah.

Selain menikmati pertandingan Olympiade,kami juga diajak tur ke Great Wall atau tembok cina yang merupakan salah satu keajaiban dunia. Usianya yang hampir mencapai 2000 tahun membuat beberapa bagian dari tembok besar cina mengalami kerusakan.

The Forbidden City,kota terlarang disebut demikian karena tempat ini sangat dijaga pada jaman kekaisaran cina. Dibangun tahun 1406 dan terdapat 8600 ruangan/kamar. Tempat ini luas sekali,antara gerbang satu dengan yang lainnya ukurannya lebih luas dari lapangan sepakbola. Dalam hitungan saya,tak kurang dari 7 gerbang yang kita lewati...tapi pegalnya kaki jadi hilang berganti takjub memandangi seni arsitekstur yang luar biasa indahnya.

Untuk memanjakan lidah para elite konference,manulife mengajak kami Gala Dinner di Restaurant yang sangat terkenal di beijing yaitu Xiao Nan Guo,berlokasi hanya beberapa menit dari Hotel Peninsula tempat kami menginap,meyediakan masakan tradisional cina dengan suasana restaurant yang nyaman. Lalu Commune by the wall,sebuah hotel yang unik dan modern,didalamnya terdapat restaurant yang berhubungan dengan sejarah dari tembok besar cina.

Akhir cerita...hanya satu kata yang terucap Alhamdulillah ya Allah..Engkau telah memberikan kepadaku tempat yang tepat untuk saya beraktivitas,tempat saya mencari nafkah mewujudkan impian keluarga kami,tempat tim yang saya cintai membangun sukses bersama-sama dalam Manulife BOGOR Rising Star...